Press "Enter" to skip to content

PHP : Part 2 – Variable, tipe data, konstanta dan operator

Sebelum anda memulai membuat program menggunakan php, pastikan anda sudah menginstall aplikasi XAMPP atau WAMP pada computer anda. Untuk aplikasi XAMPP simpan program php anda di directory C:\XAMPP\htdocs\, sedangkan untuk WAMP simpan pada directory C:\WAMP\WWW. Dan pastikan service apache telah dinyalakan.

Variabel

Variable merupakan sebuah identifier yang digunakan untuk menyimpan sebuah nilai, data, atau suatu informasi. Karakteristik dari variable adalah sebagai berikut :

  • Penamaan diawalai dengan karakter dollar (“$”)
  • Panjang tidak dibatasi.
  • Karakter awal setelah karakter “$” adalah huruf atau under-score (_), dan kemudian diikuti oleh huruf, angka dan karakter tertentu yang diperbolehkan.
  • Case Sensitive.
  • Tidak diperbolehkan mengandung Spasi.

Contoh penamaan variable yang benar:

  • $nama
  • $NiLaI
  • $_nama2

Contoh penggunaan sederhana variable pada program :

<?php

$nama = “Rifky Wijaksana”;
$nim = “10113921”;

Echo “NIM  : ”.$nim.”< br >”;
Echo “Nama : $nama”;


?>

Pemanggilan variable dapat dilakukan dengan dua cara yaitu di dalam kutip, dan diluar kutip dengan dipisahkan oleh titik.

Konstanta

Konstanta merupakan variable yang bersifat konstan atau nilainya tidak dapat berubah. Dalam PHP pendefinisian konstanta menggunakan perintah define.

Contoh penggunaan sederhana konstanta pada program :

 

<?php

Define(“nama”,“Rifky Wijaksana”);

Echo “Nama : “.$nama;


?>

Pendefinisan perintah define dapat ditambah jika nama variable yang dibuat ingin dibuat case sensitive, sebagai contoh jika ingin membuat variable nama case sensitive maka Define(“nama”,“Rifky Wijaksana”,true); , Ubah true menjadi false jika tidak ingin case sensitive.

Tipe Data

Pada php web server akan secara otomatis mendefinisikan tipe data apa saja yang digunakan oleh masing-masing variable, sehingga programmer tidak perlu mendefinisikan tipe data pada setiap variablenya. Itu salah satu yang menyebabkan bahwa php harus dijalankan pada web server.

Pada dasarnya PHP dapat mendukung 8 tipe data, yaitu :

  1. Boolean
  2. Integer
  3. Float
  4. String
  5. Array
  6. Object
  7. Null
  8. Resource

Operator dalam PHP

PHP mendukung beberapa operator seperti berikut :

Operator

Lambang

Contoh Keterangan
Aritmetika + $a + $b Penjumlahan
$a – $b Pengurangan
* $a * $b Perkalian
/ $a / $b Pembagian
% $a % $b Sisa Hasil Bagi
Penugasan = $a = 4 $a diisi oleh 4
Bitwise & $a &$b AND
| $a | $b OR
^ $a ^ $b XOR
~ ~ $b NOT
&lt;&lt; $a >> $b Geser Kiri
>> $a <<$b Geser Kanan
Perbandingan == $a == $b Sama dengan
=== $a === $b Indentik
!= $a != $b Tidak sama dengan
<> $a <> $b Tidak sama dengan
!== $a !== $b Tidak identic
< $a <$b Kurang dari
< $a > $b Lebih dari
<= $a <= $b Kurang dari sama dengan
>= $a >= $b Lebih dari sama dengan
Logika And $a and $b True jika $a dan $b true
&& $a && $b True jika $a dan $b true
Or $a or $b True jika $a atau $b true
|| $a || $b True jika $a atau $b true
Xor $a xor $b True jika $a atau $b true, tapi tidak keduanya
! !$a True jika $a false
String . $a.$b Penggabungan string $a dan $b

 

Anda dapat mendownload modul ini pada link google drive berikut.







Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas